Instalasi Driver Canon Pixma iP1000 di Slackware
Fyuh.. akhirnya bisa juga neh nge-print di Linux kesayangan
so saya ga perlu Windows lagi buat ngeprint.
Setelah sekian lama makai linux tanpa bisa ngeprint
, akhirnya titik gelap itu terungkap sudah
Sampai-sampai punya pikiran buat menceraikan Slack kesayangan dengan disto yang laen, tapi setelah melalui malam yang amat panjang akhirnya Slack saya bisa ngeprint
Walaupun harus instal ulang Slack dan ngonfigurasi lagi dari awal.:(
Setelah baca-baca di sini , akhirnya cobain deh tuh tips dan triknya. Cuman untuk distro Slackware yang saya pakai ternyata ada beberapa konfigurasi yang ga perlu dilakukan
Untuk distro Slackware, caranya adalah sebagai berikut:
NOTE: Langkah 1 sampai langkah 4 sama persis
seperti di sini
1. Download driver yang diperlukan, yaitu:
[root@pemula:~]# wget -c http://www.mafia.or.id/bjfilter/bjfiltercommon-2.50-2.i386.rpm
[root@pemula:~]# wget -c http://www.mafia.or.id/bjfilter/bjfilterpixmaip1000-2.50-2.i386.rpm
[root@pemula:~]# wget -c http://www.mafia.or.id/bjfilter/bjfilterpixmaip1000-lprng-2.50-2.i386.rpm
[root@pemula:~]# ls
Desktop
bjfilter-common-2.50-2.i386.rpm
bjfilter-pixmaip1000-2.50-2.i386.rpm
bjfilter-pixmaip1000-lprng-2.50-2.i386.rpm
[root@pemula:~]#
2. Convert paket rpm ke tgz.
[root@pemula:~]# rpm2tgz bjfilter-common-2.50-2.i386.rpm
[root@pemula:~]# rpm2tgz bjfilter-pixmaip1000-2.50-2.i386.rpm
[root@pemula:~]# rpm2tgz bjfilter-pixmaip1000-lprng-2.50-2.i386.rpm
3. Install driver-driver yang telah dikonvert.
[root@pemula:~]# installpkg *.tgz
Tunggu beberapa menit untuk proses instalasi
4. Edit file canonpixmaip1000.ppd Setelah proses instalasi selesai, sekarang editlah file canonpixmaip1000.ppd yang berada di direktori /usr/share/cups/model
[root@pemula:~]# cd /usr/share/cups/model
[root@pemula:/usr/share/cups/model]# ls
C deskjet2.ppd foomatic-ppds pxlcolor.ppd stphoto.ppd canonpixmaip1000.ppd
dymo.ppd laserjet.ppd pxlmono.ppd stphoto2.ppd epson24.ppd okidat24.ppd
stcolor.ppd zebra.ppd deskjet.ppd epson9.ppd okidata9.ppd stcolor2.ppd
Tambahkan baris berikut pada file canonpixmaip1000.ppd:
*OpenUI *CNQuality/Quality: PickOne
*DefaultCNQuality: 3
*CNQuality 2/High: “2″
*CNQuality 3/Normal: “3″
*CNQuality 4/Standard: “4″
*CNQuality 5/Economy: “5″
*CloseUI: *CNQuality
Kemudian ganti baris yang berisi:
*OpenUI *Resolution/Output Resolution: PickOne
*DefaultResolution: 600
*Resolution 600/600 dpi: “<>setpagedevice”
*CloseUI:
*Resolution
dengan:
*OpenUI
*Resolution/Output Resolution: PickOne
*DefaultResolution: 600
*Resolution 600/600 dpi: “<>setpagedevice”
*Resolution 1200/1200 dpi: “<>setpagedevice”
*Resolution 2400/2400 dpi: “<>setpagedevice”
*CloseUI: *Resolution
Setelah melakukan pengeditan, simpan.
5. Restat CUPS. Setelah menyimpan konfigurasi file canonpixmaip1000.ppd,
restatlah service CUPS.
[root@pemula:~]# /etc/rc.d/rc.cups restart
cups: restarted scheduler.
[root@pemula:~]#
6. Daftarkan Printer. Nah klo services CUPS sudah direstart, sekarang coba buka browser
kesayangan anda kemudian ketik di address bar seperti ini: http://localhost:631/
Setelah keluar tampilan Printer Administration, coba klik menu printer.
Tunggu beberapa saat, jika ada permintaan untuk memasukkan username dan
password isikan dengan username root dan password root anda. ![]()
Untuk menambahkan printer, klik tombol AddPrinter maka akan keluar
tampilan yang mengharuskan anda untuk memasukkan Name, Location
dan Description. Isikan data seperti berikut:
Name : CanonPixmaIP1000
Location: [kosongkan]
Description: CanonPixmaIP1000
Kurang lebih tampilannya seperti berikut:
Click To View Large
7. Tentukan Device Printer. Untuk penentuan device printer, pilih option
USB Printer #1 with status readback for Canon BJ (Canon iP1000)
Kurang lebih tampilannya seperti ini:
Click To View Large
8. Tentukan Merk dan Model Printer. Untuk pilihan make pilih merk Canon, dan pada
model pilih Canon PIXMA iP1000 Ver.2.50(en)

Click To View Large

Click To View Large
Jika proses yang anda lakukan sukses, tampilan printer yang anda add adalah
seperti berikut:
Click To View Large
Jika sudah coba klik menu print test page.
Jika tidak ada masalah, maka anda akan mendapati tampilan kurang lebih seperti ini:

Click To View Large
- Done. Selesai. Fyuh.. akhirnya bisa ngeprint juga Slackware sayah





